Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Belitung sekaligus Plt Kasie Penanganan Darurat Logistik dan Kebakaran, Harozi, menekankan pentingnya latihan berulang agar keterampilan tidak hanya berhenti pada teori.
“Banyak kasus kebakaran berawal dari kelalaian kecil. Dengan latihan seperti ini, pegawai akan lebih siap dan tidak panik ketika menghadapi situasi sebenarnya,” jelas Harozi.
Ia mengapresiasi inisiatif PLN UP3 Belitung yang secara rutin menggandeng BPBD dalam program peningkatan kapasitas pegawai.
“Sinergi lintas instansi seperti ini sangat penting. Penanganan darurat tidak bisa berjalan sendiri, harus ada koordinasi yang solid,” ujarnya.
Selain meningkatkan kemampuan individu, kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap kesiapan peralatan keselamatan di lingkungan kantor PLN.
Megantara menyebut, pengecekan APAR, jalur evakuasi, serta mekanisme komunikasi darurat turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
“Kami ingin memastikan bukan hanya manusianya yang siap, tetapi juga peralatannya. Semua harus dalam kondisi optimal,” tuturnya.
Melalui kolaborasi dengan BPBD, PLN UP3 Belitung berharap budaya K3 semakin mengakar di kalangan pegawai dan mampu menekan potensi kecelakaan kerja.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan lingkungan kerja yang aman, sehingga pelayanan kelistrikan kepada masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan. (*)














