“PLN berkomitmen memimpin transisi energi di Indonesia. Kolaborasi dengan Masdar adalah langkah konkret menghadapi krisis iklim global,” ujar Darmawan.
Lebih lanjut Darmawan menjelaskan, PLTS Terapung Cirata saat ini mampu menyuplai listrik bagi 50.000 rumah tangga dan berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon hingga 214.000 ton per tahun.
Dengan adanya perluasan dan pembangunan proyek serupa di Jatigede, lanjut Darmawan, potensi dampak positif terhadap lingkungan dan ketahanan energi nasional semakin besar.
“Kerja sama ini tak hanya berfokus pada infrastruktur, tapi juga mencakup aspek penting seperti pendanaan, alih teknologi, serta pengembangan sumber daya manusia. Sinergi ini diharapkan menjadi katalis percepatan adopsi energi terbarukan dan penguatan ketahanan energi nasional di tanah air,” jelas Darmawan.
Sementara itu, CEO Masdar, Mohamed Jameel Al Ramahi, turut menyambut baik kerja sama ini. Ia menyatakan kesiapan Masdar untuk mendukung target energi bersih Indonesia melalui proyek-proyek strategis bersama PLN.
“Perjanjian ini menegaskan komitmen kami mendukung target energi bersih Indonesia. Kami siap mengembangkan proyek strategis bersama PLN,” ujarnya.



















