Program juga mendorong inovasi yang memiliki manfaat jelas, rencana pengembangan jangka panjang, serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh peserta akan melalui tahapan seleksi administrasi, penyisihan, semifinal, final hingga feasibility checking.
Peninjauan lapangan juga dilakukan terhadap inovasi yang lolos tahap akhir.
“Untuk menjaga independensi penilaian, PLN melibatkan ahli dan praktisi di bidang keberlanjutan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dan lingkungan,” tegas Gregorius.
Pemenang setiap kategori akan mendapat pembinaan untuk merealisasikan inovasinya di lapangan.
Program ini juga memberi perhatian terhadap kelompok lokal, masyarakat adat, dan kelompok rentan sebagai penerima manfaat.
“Jangan ragu untuk mendaftarkan inovasi yang sudah dikembangkan.
Kami ingin PLN SustainAction 2026 menjadi ruang bagi komunitas dari berbagai daerah untuk membawa gagasannya lebih jauh dan memberikan dampak yang lebih luas,” pungkas Gregorius.
Redaksi.
















