Darmawan menambahkan dengan adanya penambahan pasokan listrik, membuat sistem kelistrikan di Pulau Jawa menjadi jauh lebih andal lagi.
Selain itu lanjut dia, pada tahun 2027 ada penambahan 4,6 GW pasokan listrik. Dengan adanya penambahan tersebut membuat sistem di Jawa ini, yang tadinya mengalami pemadaman bergilir, sistemnya akan langsung meningkat menjadi jauh lebih andal.
Darmawan mengakui secara volume, batu bara produksi nasional untuk yang kalori rendah dahulu persentasinya lebih kecil daripada kalori yang tinggi. Tetapi sejalan dengan proses waktu, maka produksi batu bara kalori yang rendah itu meningkat, sedangkan produksi batu bara dengan kalori yang menengah dan tinggi semakin menurun.
“Dengan adanya ini, kendala penyediaan energi listrik yang sempat terjadi di Pulau Jawa, ini menjadi terkoreksi dan pemadaman bergilir berhasil diselesaikan dengan baik,” katanya menambahkan.
















