Sementara itu, Chief Investment Officer BPI Danantara, Pandu Sjahrir, mengungkapkan antusiasme investor terhadap proyek PSEL sangat tinggi, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Banyak sekali interest dari investor domestik maupun internasional. Semua berlomba-lomba masuk karena ini merupakan proyek waste to energy terbesar di dunia,” ungkap Pandu.
Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menegaskan PLN siap menyerap seluruh listrik yang dihasilkan proyek PSEL melalui kontrak jangka panjang.
“Kami memberikan jaminan bahwa listrik yang dihasilkan akan diambil oleh PLN. Komitmen jangka panjang ini telah teruji pada berbagai proyek pembangkit dengan PPA lebih dari 30 tahun,” tegas Suroso.
Menurut Suroso, pengembangan PSEL menjadi langkah strategis untuk mengatasi persoalan sampah di perkotaan sekaligus memperkuat bauran energi baru terbarukan nasional.
Program yang didukung Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 itu juga diharapkan mempercepat pencapaian target Net Zero Emissions (NZE) 2060.
Redaksi.
















