SEKILASINDONEWS.COM– PT PLN (Persero) mempercepat implementasi Program Listrik Desa (Lisdes) dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memperluas pemerataan akses listrik bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Alignment Forum Program Listrik Desa yang digelar pada Senin (13/7).
Forum ini mempertemukan Kementerian ESDM, PLN, pemerintah daerah, kejaksaan, BPKP, akademisi, pelaku industri, asosiasi, dan mitra kerja guna menyelaraskan percepatan pelaksanaan program.
Pemerintah turut mengalokasikan anggaran Rp10,3 triliun pada tahap pertama tahun 2026 untuk mendukung pemerataan listrik.
Pelaksanaannya akan dikawal bersama BPKP dan Kejaksaan agar berlangsung transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menegaskan validasi data menjadi kunci keberhasilan program.
Validasi data menjadi langkah penting agar tidak ada lagi wilayah yang tertinggal dalam memperoleh akses listrik.
“Kami ingin memastikan seluruh lokasi yang memang membutuhkan listrik dapat teridentifikasi dengan baik sehingga manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Tri.
















