General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat Ajrun Karim menambahkan, pemulihan berlangsung lebih cepat berkat kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, BPBD, hingga TNI dan Polri.
“Pemulihan kelistrikan ini adalah hasil kerja bersama. Dukungan seluruh pemangku kepentingan sangat membantu percepatan stabilisasi listrik di Sumatera Barat,” ujarnya.
Ajrun merinci, dari total 270.148 pelanggan yang sebelumnya terdampak pemadaman, sebanyak 268.853 pelanggan telah kembali menikmati listrik.
Sementara 1.295 pelanggan lainnya masih dalam proses penormalan bertahap karena mempertimbangkan faktor keselamatan petugas di lapangan.
Selain fokus pada pemulihan teknis, PLN juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak melalui posko-posko bencana. Bantuan meliputi makanan siap saji, air bersih, selimut, obat-obatan, serta kebutuhan dasar lainnya.
“Kami tidak hanya hadir untuk memulihkan kelistrikan, tetapi juga memastikan masyarakat merasa terbantu di tengah masa pemulihan,” tegas Ajrun.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya listrik pascabencana. Warga diminta segera melaporkan kondisi jaringan yang berisiko melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 agar dapat segera ditangani petugas.
















