Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan proyek ini mempercepat transisi energi nasional serta menciptakan lapangan kerja baru.
“Sinergi lintas sektor ini membangun masa depan energi yang tangguh dan berkelanjutan, serta memberi multiplier effect bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menyebutkan sistem kelistrikan Nias memiliki cadangan daya 20 megawatt (MW), mencukupi beban puncak dan mendukung pertumbuhan sektor UMKM, perikanan, dan pariwisata.
“Gasifikasi ini diperkirakan menghemat Rp72,4 miliar per tahun, bahkan bisa mencapai Rp153 miliar saat beroperasi penuh,” jelas Darmawan.
Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto menambahkan, proyek ini mencakup pembangunan tangki LNG 3.000 m³ dan regasifikasi 13 MMSCFD, mendukung PLTMG berkapasitas 35 MW yang ditargetkan menjadi 59 MW.
“Gasifikasi ini bisa menurunkan emisi karbon hingga 47 ribu ton CO₂ per tahun. Kami berharap dukungan dari seluruh pihak,” ujar Rakhmad. (*)














