Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
Berita

PLN Tegaskan Penguatan Ketahanan Energi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

×

PLN Tegaskan Penguatan Ketahanan Energi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Sebarkan artikel ini

SEKILASINDONEWS.COM– PT PLN (Persero) menegaskan komitmen memperkuat ketahanan energi nasional sebagai fondasi akselerasi hilirisasi industri dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam plenary session Electricity Connect 2025 di Jakarta, Rabu lalu (19/11).

Executive Director ASEAN Centre for Energy (ACE), Dato’ Ir. Ts. Razib Dawood, mengatakan ketahanan energi menjadi faktor kunci bagi keberlanjutan ekonomi kawasan.
Ia memproyeksikan permintaan energi di ASEAN akan meningkat hampir tiga kali lipat pada 2050 sehingga dibutuhkan transformasi menyeluruh dalam sistem energi, mulai dari infrastruktur hingga bauran energi bersih.

“Lonjakan permintaan energi tentu menimbulkan tantangan besar bagi sistem energi. Mulai dari hulu hingga hilir, peningkatan permintaan ini membutuhkan transformasi sistem energi untuk menjamin ketahanan dan keandalan,” ujar Razib.

Razib juga menegaskan pentingnya ASEAN Power Grid sebagai langkah strategis interkoneksi listrik lintas negara demi sistem energi yang lebih kuat, terjangkau, dan resilien di tengah dinamika geopolitik.

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, menyampaikan penguatan ketahanan energi menjadi bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong industrialisasi nasional, khususnya hilirisasi sumber daya alam. Menurutnya, ketersediaan listrik memadai adalah syarat pertumbuhan ekonomi yang stabil.

“Pertumbuhan ekonomi saat ini turut didukung oleh ketersediaan listrik yang mumpuni. Jika kapasitas listrik tidak cukup, maka akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi kita ke depan,” tutur Rizal.

Melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, pemerintah menargetkan penambahan kapasitas pembangkit 69,5 gigawatt, dengan 76 persen bersumber dari energi baru terbarukan dan penyimpanan energi.

Akses Terus Biar Update
Hari Guru Nasional