SEKILASINDONEWS.COM— PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Bangka Belitung memastikan pasokan listrik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam kondisi aman dan memadai untuk mendukung investasi serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepastian itu disampaikan dalam Forum Bisnis dan Energi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2026 di Pangkalpinang, Senin (11/5/2026).
General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, mengatakan listrik menjadi fondasi utama pembangunan dan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.
“Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan membutuhkan dukungan energi listrik yang andal, stabil, dan mampu menjangkau seluruh wilayah,” ujar Ira.
PLN mencatat Sistem Bangka memiliki daya mampu sebesar 338,91 megawatt (MW), termasuk transfer daya kabel laut SISUMBA sebesar 100 MW. Beban puncak tercatat 229 MW dengan reserve margin 126,62 MW. Sementara Sistem Belitung memiliki daya mampu 95,88 MW dengan beban puncak 58,83 MW.
Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW Bangka Belitung, Eriasmono, mengatakan kebutuhan listrik sektor bisnis dan niaga terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pertumbuhan sektor usaha, pariwisata, perhotelan, UMKM hingga industri pengolahan menjadi indikator kebutuhan listrik akan terus meningkat,” katanya.
















