Senada dengan hal tersebut, Pelaksana Harian (Plh) General Manager yang juga Senior Manager Perencanaan PLN UIW Babel, Ery Juniarta Partama, menekankan bahwa capaian 1.200 paket ini merepresentasikan budaya kerja korporasi yang mengedepankan kolaborasi dan empati.
“Distribusi 1.200 paket kurban swadaya ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan kerja PLN UIW Babel. Fokus utama kami adalah memastikan ketulusan para shohibul qurban ini dapat dikonversi menjadi kemanfaatan yang seluas-luasnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami yang terus dirawat secara berkelanjutan,” tegas Ery.
Dalam pelaksanaannya, operasional pemotongan hingga pengemasan 1.200 paket daging di Bangka maupun Belitung dijalankan dengan standar yang terukur. Ketua Panitia Pemotongan Hewan Kurban PLN UIW Babel 2026, Zulkarnain, memastikan seluruh tahapan memenuhi standar higienitas dan keamanan pangan.
“Proses pemotongan hingga distribusi dilakukan secara gotong royong oleh panitia internal. Penyaluran 1.200 paket daging kurban ini kami petakan dengan cermat agar tepat sasaran, menjangkau warga prasejahtera di ring satu wilayah kerja perseroan, kelompok rentan seperti Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI), serta para penerima manfaat yang direkomendasikan langsung oleh shohibul qurban,” jelas Zulkarnain.
Partisipasi swadaya yang konsisten ini menjadi representasi komitmen PLN UIW Babel dalam menjaga keharmonisan dengan masyarakat. Sebuah langkah nyata untuk memastikan bahwa dedikasi perseroan selalu sejalan dengan upaya memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
















