Selain itu, program senilai 4 miliar Pound Sterling yang dipimpin oleh perusahaan pertahanan Inggris Babcock itu dinilai bisa menambah 1.000 lapangan kerja baru di Inggris. Sementara bagi Indonesia, kemitraan ini diharapkan mampu membuka peluang investasi baru di industri galangan kapal, membantu revitalisasi komunitas nelayan, serta memperkuat pertahanan dan keamanan maritim nasional.
Menanggapi pernyataan tersebut, Presiden Prabowo menyambut positif kerja sama maritim Indonesia–Inggris dan menilai kemitraan tersebut sebagai elemen penting dalam pengembangan ekonomi maritim Indonesia.
“Kami sangat puas dengan pelaksanaan kemitraan maritim ini. Saya rasa, ini akan menjadi bagian penting bagi perkembangan ekonomi maritim kami,” ujar Prabowo.
Herman Yakub.
















