Setelah dilakukan penanganan awal di lokasi, pasien dirujuk ke RS Kurnia Cilegon menggunakan ambulans PMI atas permintaan pihak keluarga untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Sekretaris PMI Kota Cilegon, Ujang Samsul, mengatakan bahwa PMI terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terdampak banjir.
PMI Kota Cilegon bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga melalui asesmen, layanan pertolongan pertama, serta dukungan ambulans.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi,” ujarnya.
Dalam penanganan banjir tersebut, PMI Kota Cilegon bersama BPBD, Tagana, TNI, Polri, relawan, dan instansi terkait turut membantu proses evakuasi warga, pemantauan kondisi lapangan, serta kesiapsiagaan layanan kemanusiaan di wilayah terdampak.
PMI Kota Cilegon mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan kondisi darurat agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Herman Yakub.
















