*Perkuat Kerja Sama Regional*
Selain itu, Prabowo mengingatkan negara-negara ASEAN terhadap ancaman perubahan iklim, khususnya potensi El Nino ekstrem yang diperkirakan dapat mengganggu produksi pangan di kawasan. Karena itu, ia menilai kerja sama regional menjadi sangat penting untuk menghadapi risiko tersebut.
“Kita telah diperingatkan oleh organisasi internasional mengenai risiko El Nino ekstrem yang mengintai di depan kita. Dalam situasi ini, ketahanan pangan menjadi semakin mendesak,” ucapnya.
Prabowo pun menyerukan agar negara-negara ASEAN memperkuat kolaborasi dalam diversifikasi pangan dan pengembangan teknologi pertanian.
Ia juga mendorong penyederhanaan mekanisme cadangan beras darurat ASEAN Plus Three atau ASEAN Plus Three Emergency Rice Reserve (APTERR) guna mempercepat respons terhadap krisis pangan.
“Ini bukan tantangan yang dapat ditangani oleh satu negara saja. ASEAN harus bertindak bersama,” katanya.
Ia menambahkan, kawasan ASEAN perlu memperkuat sistem cadangan pangan berbasis lokal guna meningkatkan ketahanan menghadapi ancaman krisis di masa mendatang.
“Kita harus memajukan cadangan pangan berbasis lokal kita,” pungkasnya.
Herman Yakub.
















