“Ini yang kita gunakan untuk MBG. Ini yang kita gunakan untuk jembatan tadi yang disebut. Lima ribu jembatan kita bangun sampai Desember 2026. Kalau perlu kita bangun lebih. Rakyat di desa, mereka tidak mau nunggu lagi,” ujar Presiden.
Presiden menambahkan bahwa program MBG diharapkan mampu memberikan manfaat kepada 83 hingga 85 juta masyarakat di seluruh Indonesia. Dengan target 30 ribu dapur yang beroperasi secara optimal, program tersebut juga diproyeksikan menciptakan sekitar 1,5 juta lapangan kerja formal serta 1,5 juta peluang kerja lain yang menggerakkan roda perekonomian di desa-desa.
Pembangunan jembatan juga menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk memperkuat konektivitas antardaerah hingga ke pelosok Indonesia. Pemerintah saat ini menargetkan sebanyak 2.500 jembatan gantung selesai dibangun pada Agustus 2026.
Selain itu, pemerintah terus mempercepat program revitalisasi satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaporkan pelaksanaan revitalisasi pada 2025 telah mencapai 100 persen dengan menjangkau 16.167 satuan pendidikan.
Pada 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 14 triliun yang telah mendapat persetujuan DPR untuk merevitalisasi 11.744 satuan pendidikan. Pemerintah juga menambah target revitalisasi sebanyak 60.000 satuan pendidikan, sehingga total target revitalisasi pada tahun ini mencapai 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Herman Yakub.
















