Prabowo menilai besarnya uang yang dihemat ini dapat dimanfaatkan untuk hal lain seperti renovasi sekolah dan pembangunan puskesmas.
“Target kita harus menghemat Rp70 triliun lebih. Kita bisa bayangkan dengan Rp50 triliun berapa puskesmas bisa kita perbaiki. Berapa sekolah bisa kita renovasi. Berapa rumah untuk rakyat kita bisa kita berikan,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, Prabowo pun menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Danantara. Ia juga menyampaikan gagasannya agar dibentuk badan ad hoc khusus untuk mengusut jajaran direksi BUMN periode 30 tahun sebelumnya.
“Mungkin harus kita bentuk suatu pengadilan ad hoc khusus, untuk kita usut pengurus-pengurus direksi 30 tahun ke belakang. Mungkin. Tapi saya juga akan menghadapi Majelis, saya akan menghadapi DPR. Saya akan minta kalau perlu kita memberi juga peluang, semacam amnesti khusus untuk mereka yang tobat, mereka yang sadar, mereka yang mengakui. Nah, ini saya serahkan kepada wakil-wakil rakyat untuk memutuskan,” ujar Prabowo.
Herman Yakub.
















