Menurut Prabowo, pemberdayaan kelompok paling lemah akan berdampak langsung pada pergerakan ekonomi secara keseluruhan.
“Kalau yang paling lemah ini berdaya, dia akan hidupkan seluruh ekonomi,” tegas Prabowo.
Prabowo juga kembali mengingatkan keyakinannya kepada masyarakat dan jajarannya bahwa kemiskinan dapat dihapuskan apabila negara konsisten menegakkan tata kelola yang bersih dan berkeadilan.
Saya bertekad kita mampu menghilangkan kemiskinan. Kita mampu, saya sangat yakin. Tapi kita harus berhenti, hentikan penyelundupan, hentikan penyelewengan, hentikan korupsi, hentikan segala bentuk tipu-menipu.
“Sudah lama kita jadi orang Indonesia, jangan markab-markab, gila-gilaan, markab gila-gila sama dengan mencuri, sudah-sudah sekali, sama dengan mencuri. Jangan karena pakaian bagus, pintar, ngarang-ngarang di kertas, mau ngakalin pemerintah, ngakalin rakyat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga akad massal rumah subsidi dapat terlaksana dengan capaian signifikan.
Ia juga menyampaikan pesan tentang esensi kepemimpinan yang pernah ia terima dari salah satu gurunya.
“Saya diberitahu oleh salah satu guru saya. Tugas pemimpin sebetulnya sangat sederhana tugas pemimpin adalah membuat wong cilik iso gemuyu orang kecil bisa ketawa dan senyum itu artinya mereka bisa hidup layak,” tuturnya.
Herman Yakub.
















