Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan KDKMP akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Selain memiliki kantor koperasi, KDKMP juga akan dilengkapi toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa yang menyediakan obat-obatan dengan harga terjangkau, gudang, serta gudang pendingin untuk membantu petani dan nelayan menyimpan hasil panen maupun hasil tangkapan.
KDKMP juga dirancang untuk memutus rantai tengkulak melalui sistem pembelian siaga (offtaker), sehingga koperasi siap membeli hasil panen petani dan tangkapan nelayan dengan harga yang adil dan stabil. Skema ini diharapkan dapat melindungi petani dan nelayan dari anjloknya harga akibat permainan pasar.
“Nanti akan ada pendapatan produsen yang juga meningkat sebesar Rp202 triliun di petani, peternak, dan nelayan,” imbuhnya.
Presiden pun turut mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan program KDKMP yang akan segera dihadirkan di seluruh desa di Indonesia.
Herman Yakub.
















