Sharif menyebut momentum ini sebagai kesempatan strategis untuk memperkuat kembali hubungan kedua negara.
Ia sekaligus menyinggung bahwa kunjungan tersebut bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Pakistan.
“Hubungan kami telah terjalin selama lebih dari 75 tahun, dan kunjungan ini bertepatan dengan peringatan hubungan diplomatik tersebut,” tuturnya.
Sejalan dengan itu, Indonesia terus menempatkan agrikultur dan teknologi informasi sebagai prioritas pembangunan nasional, termasuk dalam upaya memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas, serta membangun ekosistem teknologi yang dapat mendukung pertumbuhan industri dan perdagangan regional maupun global.
Kesepakatan perdagangan dan ekonomi yang dicapai kedua negara diharapkan mampu memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Pakistan sekaligus mendorong kerja sama yang lebih seimbang, berkelanjutan, dan saling menguntungkan di berbagai sektor.
Herman Yakub.
















