Program ini bertujuan memperkuat industri perkapalan nasional, meningkatkan kemampuan pertahanan maritim, serta mendukung agenda ketahanan pangan berbasis hasil laut.
Prabowo menegaskan, kemitraan tersebut akan membuka peluang ekonomi besar bagi kedua negara.
“Kolaborasi ini akan mendorong ekonomi kedua negara, menciptakan lapangan kerja berkualitas, memajukan kemampuan pertahanan dan industri perkapalan Indonesia, dan memberdayakan nelayan lokal serta masyarakat pesisir,” ujarnya.
Di Indonesia, program ini akan membawa investasi signifikan pada sektor galangan kapal, memperkuat pertahanan laut, serta meningkatkan ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah.
Sementara itu, PM Keir Starmer menilai kesepakatan dengan Indonesia menjadi contoh nyata manfaat kemitraan internasional meliputi penciptaan lapangan kerja, peluang ekonomi, hingga peningkatan pertumbuhan.
“Sebagai salah satu mitra terdekat kami di G20, kerja sama ini menegaskan komitmen bersama terhadap stabilitas global sekaligus memperkuat keamanan nasional kedua negara,” ujar Starmer.
Selain sektor pertahanan dan maritim, Starmer juga menyatakan dukungan terhadap ekspansi universitas-universitas top Inggris di Indonesia dan berkomitmen menyediakan hingga 10.000 beasiswa bagi pelajar Indonesia.
Keduanya juga membahas perkembangan situasi Gaza. Prabowo dan Starmer sama-sama menekankan pentingnya pembentukan stabilisation force internasional untuk melindungi warga sipil dan memastikan kelancaran bantuan kemanusiaan.
Yakub Herman.
















