Prabowo menegaskan bahwa berbagai pembahasan mengenai perdagangan, koridor transportasi, sistem pembayaran, hingga proyek industri pada akhirnya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
“Semua yang kita bahas hari ini, garis tarif yang tercakup dalam FTA, koridor transportasi, sistem pembayaran, proyek-proyek industri ada untuk satu alasan, yaitu agar seorang nelayan di Indonesia dan seorang pembuat kapal di Rusia dapat memandang anak-anak mereka dan percaya bahwa hari esok akan lebih baik daripada hari ini,” lanjutnya.
Prabowo menegaskan bahwa persahabatan Indonesia dan Rusia yang telah terjalin selama puluhan tahun tidak boleh hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi harus diterjemahkan menjadi kerja sama nyata.
“Persahabatan tidak dapat hanya hidup dalam sejarah. Generasi kita harus memiliki keberanian untuk menulis babak baru,” ujar Prabowo.
Bagi Prabowo, semangat kebersamaan Indonesia dan Rusia harus diwujudkan melalui kerja sama yang memberikan manfaat bagi rakyat.
“Biarlah forum ini dikenang sebagai saat ketika sebagian pihak membangun tembok, kita justru membangun jembatan,” pungkasnya.
Herman Yakub.
















