Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Prabowo : Tidak Ada Negara yang Bisa Bertahan Tanpa Produksi Pangan yang Berkesinambungan

×

Prabowo : Tidak Ada Negara yang Bisa Bertahan Tanpa Produksi Pangan yang Berkesinambungan

Sebarkan artikel ini

Menurutnya, tanpa pasokan pangan yang cukup, tentara juga akan kesulitan menjalankan tugas di lapangan. Karena itu, prajurit sejak awal diajarkan untuk mampu bertahan hidup dan mencari makanan sendiri saat kondisi darurat.

“Kalau ada beras kita hitung berasnya kuat untuk berapa hari. Kalau berasnya kuat untuk lima hari ya lima hari kita operasi, kalau 14 hari ya 14 hari kita operasi. Bayangkan saudara-saudara kalau nggak ada beras? Tentara itu juga susah dia beroperasi,” imbuhnya.

Prabowo kemudian mengenang perjuangan pahlawan kemerdekaan yang hidup dengan keterbatasan. Saat itu, kata dia, perjuangan para pahlawan tetap membara berkat para petani. Sebab, belum ada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bisa membiayai.

“Sejarah bangsa mengajarkan kepada kita, waktu kita perang kemerdekaan dulu itu nggak ada APBN, tentara nggak ada gajinya, polisi nggak ada gajinya, nggak ada surat keputusan. Waktu itu para petani yang dukung tentara dan polisi. Rakyat desa keluar memberi makan kepada kita, memberi minum kepada kita. Mereka punya pisang dikasih, punya ubi dikasih, punya tiwul dikasih,” ucapnya.

Dari pengalaman tersebut, Prabowo mengaku semakin menyadari pentingnya peran petani dan nelayan bagi bangsa. Ia menilai kedua kelompok itu merupakan produsen pangan utama yang menopang kehidupan seluruh rakyat Indonesia.

“Itulah sejarah bagaimana saya semakin sadar pentingnya para petani dan nelayan. (Mereka) adalah produsen makan untuk seluruh bangsa dan negara,” kata Prabowo.

Herman Yakub.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel