“Di seluruh dunia, transportasi publik dihitung berdasarkan manfaatnya bagi rakyat, bukan laba yang dihasilkan, inilah tugas negara untuk memastikan layanan publik yang layak bagi semua lapisan masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menekankan pentingnya transportasi massal modern dalam meningkatkan efisiensi logistik, menekan biaya ekonomi, serta memperluas kesejahteraan rakyat.
Pemerintah, lanjutnya, tengah memperkuat layanan perkeretaapian nasional dengan menambah 30 rangkaian baru di Jabodetabek serta memperluas jaringan ke Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa.
“Kalau untuk kepentingan rakyat banyak, saya tidak ragu-ragu dan kita akan terus perbesar pelayanan dan perluasan sistem transportasi rakyat,” ujar Presiden.
Bagindo Yakub.
















