Alhamdulillah tahun ini programnya meningkat menjadi One Day Two Thousand.
“Setiap hari siswa yang memiliki uang menyisihkan Rp2.000, kemudian dikumpulkan selama satu minggu,” jelas Euis.
Dari hasil pengumpulan tersebut, dana yang terkumpul digunakan untuk memberikan santunan kepada siswa yang membutuhkan di SMPN 1 Kota Cilegon.
“Alhamdulillah santunan dapat diberikan kepada 119 siswa yang kurang beruntung di SMPN 1,” ujarnya.
Tidak hanya untuk siswa, bantuan juga diberikan kepada masyarakat di sekitar sekolah, seperti tukang ojek, juru parkir, serta dalam bentuk pembagian takjil.
Selain itu, santunan juga disalurkan kepada tim kebersihan di lingkungan sekolah sekitar.
Euis menambahkan bahwa tujuan utama program ini adalah menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa sejak dini.
Kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa berbagi itu tidak harus menunggu menjadi orang kaya.
“Dengan menyisihkan sedikit saja, mereka sudah bisa membantu teman-teman dan orang lain di sekitarnya,” tutupnya.
Herman Yakub.
















