“Jika harga mulai naik, kita akan segera lakukan intervensi,” jelasnya.
Selain beras, beberapa bahan pangan lainnya seperti minyak goreng, cabai, dan telur juga menjadi perhatian. Meskipun minyak goreng sempat habis di beberapa lokasi pasar, Elfin memastikan bahwa pihaknya akan terus memantau kebutuhan masyarakat dan berupaya menambah variasi barang dengan harga terjangkau
“Kami juga memperhatikan indeks perkembangan harga untuk berbagai komoditas. Ini penting agar kita bisa belajar dan memahami bagaimana pengendalian inflasi secara komprehensif,” ujar Elfin.
Pemerintah juga berencana mengembangkan langkah proaktif, seperti program tanam bersama, untuk meningkatkan ketersediaan produk yang cenderung mengalami lonjakan harga, seperti cabai.
“Kami berharap program ini bisa memberikan dampak positif bagi stabilitas harga, terutama di tengah masyarakat yang sangat bergantung pada bahan pangan pokok,” harapnya.
Sebagai upaya jangka panjang, Elfin mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai program pemerintah, termasuk gerakan tanam bersama.
Dengan partisipasi ini, diharapkan harga komoditas yang sering dianggap mahal dapat ditekan, dan masyarakat memiliki akses terhadap barang-barang yang lebih murah.
“Tujuan kami adalah memastikan masyarakat tidak hanya bergantung pada satu pilihan ketika harga melonjak. Dengan adanya variasi komoditas yang terjangkau, masyarakat dapat memilih sesuai dengan kemampuan mereka,” tegasnya.
















