“Koperasi ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa sehingga memberdayakan masyarakat secara nyata,” kata dia.
Sementara itu, Prof. Ambar menyampaikan bahwa kegiatan Monev ini bertujuan memastikan tata kelola koperasi berjalan dengan baik serta berdampak positif bagi masyarakat desa/kelurahan.
“KDMP bukan hanya program administratif, melainkan gerakan nasional untuk membangun kemandirian ekonomi desa,” jelasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Kabupaten Bangka Selatan atas pencapaian progres pembentukan koperasi yang sudah mencapai 100 persen.
“Progres pembentukan koperasi di sini sudah mencapai 100 persen, ini suatu pencapaian luar biasa,” kata Ambar.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada komunikasi dan kolaborasi yang terus terjaga antara pemerintah daerah dan perangkat desa.
“Dengan sinergi yang kuat, koperasi Merah Putih akan menjadi kekuatan ekonomi baru yang lahir dari desa dan siap mendukung kemajuan Indonesia,” tutup Prof. Ambar.





















