Dalam merealisasikan program ini, PT Timah menggandeng berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah, TNI, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat dan memaksimalkan dampak positif dari program rumah layak huni tersebut.
Salah satu penerima bantuan, Nenek Sarimah, warga Kabupaten Bangka Barat. Ia mengaku sangat bersyukur atas bantuan dari PT Timah. Menurutnya, dengan kondisi ekonomi dan usianya yang sudah lanjut, impian untuk memiliki rumah yang layak huni terasa mustahil untuk diwujudkan tanpa bantuan ini.
“Terima kasih kepada kalian semua yang telah membangun rumah saya. Nenek tidak mungkin lagi bangun rumah karena tidak mampu dan sudah tua. Semoga Allah membalas kebaikan kalian, memberikan kesehatan, dan PT Timah semakin maju,” ungkap Nenek Sarimah seperti dikutip dari pemberitaan PT Timah Tbk beberapa waktu lalu.
Senada dengan Nenek Sarimah, Auyah (67), warga Bangka Barat lainnya yang menerima bantuan dari PT Timah, merasa beruntung bisa mendapatkan uluran tangan setelah rumahnya ludes terbakar.
“Bersyukur, ada hikmah dari musibah ini. Alhamdulillah setelah kebakaran banyak yang membantu nenek untuk membangun kembali rumah nenek. Terima kasih kepada semuanya yang telah membantu nenek,” tutur Auyah.
Program bantuan rumah layak huni ini menjadi bukti nyata komitmen PT Timah dalam memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah operasionalnya, selaras dengan prinsip tanggung jawab sosial perusahaan. (*)















