“Jika perkembangan gadget tidak disikapi dengan bijak, anak-anak bisa menjadi korban. Bullying, tekanan media sosial, hingga trauma emosional semakin sering terjadi. Kehadiran ayah sebagai pendamping sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Narasumber sekaligus Ketua Himpunan Psikolog Provinsi Kepri, Devi Maya Sari, juga menyoroti risiko dunia digital terhadap tumbuh kembang anak.
“Jika keluarga tidak hadir mendampingi, maka dunia yang akan mendidik anak melalui gadget, akses informasi tanpa batas, predator online, sampai cyberbullying. Ayah harus lebih peka pada perkembangan anak,” tegasnya.
PT Timah menyebut seminar ini menjadi bukti komitmen perusahaan mendukung pembangunan SDM yang kuat dan tangguh menuju Generasi Emas 2045.
Redaksi.



















