“Program ini menumbuhkan minat baca siswa sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya Bangka Belitung. Salah satunya kami wujudkan lewat kegiatan bertutur dan pembelajaran tematik yang mengangkat potensi lokal,” katanya.
Lebih lanjut, Herlina menilai buku dari PT Timah Tbk memiliki nilai edukasi tinggi karena memuat pengetahuan tentang hubungan antara manusia, sumber daya alam, dan lingkungan. Melalui bacaan ini, siswa diharapkan dapat memahami pentingnya menjaga kelestarian alam sekaligus menghargai potensi ekonomi yang dimilikinya.
“Buku ini bisa menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang mengenalkan sumber daya alam unggulan daerah. Siswa jadi tahu bagaimana timah memberi manfaat ekonomi, tapi juga harus dikelola dengan bijak agar tetap lestari,” jelasnya.
Kehadiran buku pertimahan di Pojok Literasi SMPN 2 Pangkalpinang menjadi bukti nyata peran PT Timah dalam membangun generasi muda yang cerdas dan berkarakter.
Tak hanya fokus pada sektor tambang, PT Timah juga aktif mendorong literasi dan pendidikan agar tumbuh kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga serta mengelola kekayaan alam secara berkelanjutan. (*)















