“Hutan Kehati, pelepasliaran satwa yang dilindungi, dan program Reklamasi Laut merupakan upaya pelestarian ekosistem alami di sekitar perusahaan melalui perlindungan dan pemeliharaan flora dan fauna di dalamnya serta menjaga peran-peran ekologis,” kata Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan.
Lebih dari sekadar menjaga ekosistem, program Keanekaragaman Hayati PT Timah juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Hutan Kehati di Mentok, misalnya, sering dikunjungi oleh Kader Adiwiyata Bangka Barat untuk belajar tentang konservasi lingkungan.
“PT Timah mengintegrasikan pengelolaan keanekaragaman hayati dengan memastikan keberlanjutan ekosistem, mencegah dan meminimalkan dampak aktivitas terhadap keanekaragaman hayati. Salah satunya dengan Hutan Kehati, pelepasliaran satwa yang dilindungi, dan program Reklamasi Laut,” tambah Anggi.
Komitmen PT Timah dalam melestarikan keanekaragaman hayati sejalan dengan prinsip Good Mining Practice dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam perlindungan ekosistem darat dan edukasi lingkungan.













