“Keberhasilan implementasi RMI-RMAP akan semakin memperkuat posisi PT TIMAH sebagai perusahaan pertambangan timah yang menjalankan praktik bisnis secara transparan, bertanggung jawab, dan sesuai best practice internasional,” katanya.
Ilhamsyah berharap seluruh karyawan memahami peran masing-masing dalam mendukung penerapan due diligence dan tata kelola berkelanjutan.
Sementara itu, Auditor Independen RMI-RMAP Arifzal Adrianto menjelaskan sertifikasi RMAP kini menjadi kebutuhan karena tuntutan pasar global.
“Para pembeli global mewajibkan sumber mineral yang bertanggung jawab.
Sertifikasi ini juga memperkuat reputasi perusahaan, memenuhi tuntutan regulasi, meningkatkan efisiensi internal melalui sistem ketelusuran yang lebih rapi, serta membangun rantai pasok yang transparan dan andal,” ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, Arifzal juga memaparkan lima tahapan uji tuntas OECD, yakni membangun sistem manajemen yang kuat, mengidentifikasi risiko, memitigasi risiko, melaksanakan audit pihak ketiga, serta menyampaikan pelaporan publik.
Redaksi.
















