PT Timah Serahkan Bantuan Peralatan Melaut untuk Nelayan Pulau Besar
SEKILASINDONEWS.COM – Angin laut dan hari-hari panjang di tengah perairan sudah menjadi bagian hidup para nelayan di Pulau Besar. Namun di balik itu, ada persoalan yang selama ini mereka hadapi, peralatan melaut seperti fiber penyimpanan ikan yang rusak membuat hasil tangkapan cepat membusuk, bahkan sebelum sempat dijual.
Di tengah keterbatasan itu, harapan datang saat PT Timah Tbk menyerahkan bantuan peralatan melaut kepada Kelompok Nelayan Sungai Ulim di Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan. Bantuan berupa fiber ikan ini menjadi angin segar bagi para nelayan yang selama ini bertahan dengan peralatan seadanya.
Ketua Kelompok Nelayan Sungai Ulim, Mudiman, mengungkapkan, kelompoknya yang beranggotakan 11 nelayan dari Desa Batu Betumpang dan Desa Sidoharjo memang kerap menghadapi kendala saat melaut.
“Rata-rata kami melaut bisa dua sampai tiga hari, tergantung kondisi. Tapi fiber yang kami pakai sebelumnya sudah rusak, bahkan pecah dan bolong. Jadi ikan tidak bisa bertahan lama,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat hasil tangkapan mereka kerap menurun kualitasnya. Dalam waktu satu hingga dua malam saja, ikan sudah mulai rusak karena es tidak mampu bertahan di dalam fiber yang bocor.
“Kalau fibernya rusak, es cepat habis. Ikan jadi cepat busuk, harga jualnya turun. Kadang kami rugi,” katanya.
Namun kini, kondisi itu mulai berubah. Dengan bantuan fiber baru dari PT Timah, para nelayan bisa menyimpan ikan lebih lama dan tetap dalam kondisi segar.















