“Kami bertanggung jawab atas keselamatan para pekerja. Oleh karena itu, saya meminta semua pihak untuk menjaga keselamatan dan mematuhi prosedur kerja yang telah ditetapkan,” ungkapnya.
Kepala PAM PT Timah, Alfiansyah, turut menegaskan agar semua penambang mendengarkan arahan dari PT Timah.
“Ini adalah perintah yang harus dipatuhi. Jika tidak ada izin, ponton akan ditarik dan penambang akan diproses lebih lanjut,” katanya.
Yanto, Kepala K3 PT Timah, juga mengingatkan para penambang untuk selalu mematuhi prosedur keselamatan kerja.
“Patuhi semua aturan yang telah diterapkan. Jangan sampai terjadi kecelakaan yang bisa membahayakan keselamatan,” ujarnya.
Dalam razia ini, meskipun tidak ada ponton yang ditarik, PT Timah mengingatkan bahwa jika pelanggaran terus berlanjut, mereka tidak akan ragu untuk bekerja sama dengan Gakkum Polairud dalam melakukan penindakan, termasuk menarik ponton ilegal dan memproses penambang yang melanggar hukum.
Penambang yang ditemukan bekerja tanpa izin mengaku tidak mengetahui bahwa aktivitas mereka ilegal. Sebagian dari mereka mengaku hanya mengikuti perintah dan menyerahkan hasil tambang mereka ke pos yang telah ditentukan.
PT Timah menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menjaga kelangsungan operasional yang sah dan memastikan keamanan serta kesejahteraan para pekerja di lokasi tambang. (*)










