“Mari kita bergerak bersama. Koperasi ini milik kita semua, satu hari untuk PWI Babel,” ajaknya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI Babel yang juga didapuk sebagai Ketua Koperasi PWI Babel Sejahtera, Respisius Leba, menjelaskan bahwa koperasi telah menetapkan ketentuan awal bagi calon anggota.
“Syarat awal keanggotaan adalah simpanan pokok sebesar Rp150.000 per orang. Sejumlah anggota PWI Babel sudah mulai menyetorkan simpanan pokok tersebut dan telah diserahkan kepada bendahara koperasi,” jelas Respi.
Menurutnya, simpanan pokok ini akan menjadi modal awal dalam menjalankan serta mengembangkan kegiatan koperasi ke depan. Selain itu, pihaknya juga akan segera mengurus aspek legalitas koperasi.
“Dalam waktu dekat, kami akan mencatatkan badan hukum koperasi ini ke notaris agar memiliki landasan hukum yang jelas dan kuat,” tegasnya.
Respi menambahkan, keberhasilan koperasi sangat bergantung pada semangat kebersamaan dan partisipasi aktif seluruh anggota PWI Babel. Ia pun kembali mengajak anggota untuk bergabung dan mendukung koperasi yang telah dibentuk.
“Ini bukan semata soal koperasi, tetapi tentang kebersamaan kita sebagai keluarga besar PWI Babel. Dengan satu hati dan satu tujuan, kami berharap koperasi ini bisa memberi manfaat nyata bagi seluruh anggota,” pungkasnya. (*)





















