Bagi Ramadhani, pengalaman tersebut menjadi sesuatu yang tidak mudah dilupakan. Berlatih bersama, menghadapi rasa lelah dan gugup, hingga akhirnya berdiri di tengah upacara kemerdekaan membuat perjuangan mereka terasa semakin istimewa karena dijalani bersama saudara sendiri.
Menariknya, keduanya ternyata memiliki cita-cita yang sama.
Ramadhana dan Ramadhani sama-sama ingin mengenakan seragam kepolisian dan mengabdikan diri sebagai polisi wanita (Polwan) suatu hari nanti.
“Cita-cita ingin jadi Polwan,” ujar Ramadhani dan Ramadhana kompak.
Cita-cita tersebut menjadi harapan yang ingin mereka wujudkan setelah menyelesaikan pendidikan. Pengalaman menjadi Paskibraka pun menjadi salah satu bekal berharga bagi keduanya untuk belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, dan keberanian.
Di balik kebanggaan kedua putri kembar itu, ada sosok Rosdi yang tak kalah bahagia. Sebagai ayah, ia mengaku bangga sekaligus tidak menyangka dua putrinya dapat terpilih menjadi anggota Paskibraka Bangka Selatan.
Rosdi mengatakan, pencapaian tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga. Ia pun memastikan akan terus memberikan dukungan terhadap cita-cita kedua putrinya.
“Alhamdulillah, kami sebagai orang tua sangat bangga. Kami sebagai orang tua pasti selalu mendukung dan merestui apa pun yang terbaik untuk kedua putri kami. Mudah-mudahan selalu menjadi yang terbaik dan tercapai cita-citanya,” ujar Rosdi. (rik)














