“Antusiasmenya luar biasa, tercatat 653 peserta dari usia dini hingga dewasa ikut serta. Ini jadi langkah awal untuk menyiapkan atlet yang siap bersaing di tingkat provinsi,” kata Letkol Ikhsan.
Lebih dari sekadar adu jurus, kejuaraan ini juga jadi wadah pembinaan mental dan fisik, apalagi pencak silat dikenal sebagai salah satu bela diri dasar yang relevan dengan dunia militer.
“Kejuaraan seperti ini sangat penting untuk anak-anak yang bercita-cita masuk TNI AD. Mereka terbiasa dengan disiplin, sportivitas, dan semangat juang,” tambahnya.
Para peserta berasal dari berbagai perguruan silat di Kota Pangkalpinang dan sekitarnya. Selama kejuaraan, mereka tak hanya menampilkan kemampuan teknik, tapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, sportivitas, dan kedisiplinan.
Ajang ini pun disambut hangat masyarakat dan menjadi tontonan menarik bagi warga sekitar. GOR Depati Bahrin pun seakan berubah menjadi arena penuh semangat dan energi para pesilat muda. (*)
















