Adapun realisasi PMDN mencapai Rp502,9 triliun atau 49,8 persen dari total realisasi investasi sepanjang semester I 2026, sementara realisasi PMA mencapai Rp507,6 triliun atau setara 50,2 persen dari total realisasi investasi.
Dari sisi asal investasi asing, Singapura masih menjadi investor terbesar di Indonesia sepanjang semester I 2026 dengan nilai investasi mencapai USD 8,8 miliar, diikuti Hong Kong sebesar USD 7,6 miliar, Tiongkok USD 3,9 miliar, Jepang USD 1,9 miliar, dan Amerika Serikat USD 1,7 miliar.
Kelima negara tersebut menyumbang sekitar 77,8 persen dari total PMA yang masuk ke Indonesia selama semester I 2026.
Rosan menegaskan bahwa capaian investasi tersebut menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia tetap terjaga meskipun dunia masih menghadapi ketidakpastian global.
“Di tengah tantangan geopolitik maupun geoekonomi dunia, alhamdulillah bisa saya sampaikan di sini bahwa komitmen dari para investor untuk berinvestasi langsung di Indonesia atau foreign direct investment ini masih in line dengan target yang dicanangkan oleh Bapak Presiden kepada kami untuk tahun 2026 ini,” kata Rosan.
Herman Yakub.
















