Meski belum ada alokasi resmi dari APBD, ia berkomitmen untuk tetap mencarikan solusi.
“Insyaallah dalam waktu dekat akan kami upayakan secara pribadi dulu. Tapi tentu ke depan akan terus dikawal supaya bisa masuk ke dalam skema pembiayaan pemerintah,” jelasnya.
Maisinun juga menyinggung soal pentingnya partisipasi masyarakat dalam musyawarah desa, terutama saat perencanaan program.
“Jangan pas diundang musyawarah malah nggak datang. Padahal ini kesempatan untuk menyampaikan aspirasi. Kalau sudah sepakat, meski belum masuk APBD, tetap bisa diupayakan dari jalur lain,” tegasnya.
Kegiatan reses ini diakhiri dengan dialog interaktif dan suasana kekeluargaan. Maisinun berharap warga terus proaktif dan menjaga komunikasi agar pembangunan desa berjalan sesuai harapan bersama. (*)














