” Menurut info ada dugaan jual beli Tin Slag yang akan dikirim ke negara Laos. Disana ada keterlibatan anak pejabat tinggi di pemerintahan Babel yang ikut andil dalam bisnis gelap mendatangkan investor luar negeri. Kita sama tahu bapaknya yang berkuasa jadi aktifitas ilegal tersebut seperti didiamkan saja oleh aparat penegak hukum (APH),” kata sumber tertutup kedua,.
Sementara itu, Mario, salah satu pengurus Smelter BTI dikonfirmasi belum menjawab.
Hingga berita ini ditayangkan, Dirkrimsus Polda Babel dan Satgas Tricakti yang katanya akan menangani setiap ada penyimpangan hasil bumi masih dalam upaya konfirmasi. (Dedi)












