Lebih jauh, Riza menegaskan bahwa langkah-langkah yang ia ambil selama ini tidak selalu diumumkan ke publik. Ia mengaku sudah memperjuangkan hak-hak rakyat secara diam-diam demi kebaikan bersama.
“Kami nggak sama dengan orang lain. Kami takut kalian nanti ditunggangi. Kalau kalian ditunggangi, yang untung bukan rakyat, tapi orang yang nunggangi itu,” katanya.
Pernyataan soal “ditunggangi” sempat memicu ketegangan dengan pimpinan aksi, Batara Harahap.
Batara langsung menegaskan bahwa tidak ada pihak yang menunggangi aksi mereka. Perdebatan keduanya berlangsung panas hingga aparat keamanan turun tangan melerai.
Meski sempat terjadi adu argumen, aksi massa tetap berjalan kondusif. Usai berorasi hingga menjelang siang, para demonstran akhirnya membubarkan diri dengan tertib.
Meski tensi sempat meninggi, pernyataan Riza Herdavid soal perjuangan “dalam senyap” menjadi sorotan.
Baginya, membela hak rakyat tidak selalu harus dilakukan di panggung publik, tetapi cukup dengan kerja nyata yang kelak bisa dirasakan masyarakat. (*)



















