“Saya coba padamkan, tapi apinya makin besar. Istri saya langsung lari keluar minta tolong warga,” tambahnya.
Warga yang berdatangan berusaha memadamkan api menggunakan air dari ember dan selang seadanya. Namun angin malam dan material bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat membesar.
Sekitar pukul 03.30 WIB, api berhasil dipadamkan, namun kondisi rumah dan warung sudah rata dengan tanah.
Kebakaran ini menghanguskan, satu unit rumah, warung beserta seluruh barang dagangan, dua motor Honda Vario, tas berisi uang tunai sekitar Rp200 juta, dan dokumen penting seperti surat tanah dan surat kendaraan.
“Untuk total kerugian diperkirakan mencapai Rp1 miliar,” ujar H Ida.
Meski tidak ada korban jiwa, musibah ini menyisakan duka mendalam bagi korban. Seluruh harta benda dan tempat tinggal yang dibangun selama bertahun-tahun hilang dalam waktu sekejap. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait. (Belva)
















