Usia bangunan yang menginjak 19 tahun itu disinyalir menjadi faktor utama rapuhnya konstruksi.
“Kita sekarang akan berfokus dulu untuk mengambil pompa yang tenggelam,” tegas Elfan.
Meski demikian, Elfan memastikan pihaknya akan berupaya keras meminimalisir dampak gangguan pelayanan air bersih.
Untuk sementara, Dinas PUPR Basel akan memaksimalkan fungsi SPAM Parit 9 dan SPAM Bahar melalui sistem interkoneksi guna membantu suplai air ke wilayah yang terdampak dari SPAM Rindik.
Diketahui, SPAM Rindik memiliki dua mesin pompa, yaitu mesin pompa besar dan kecil. Pompa yang tenggelam adalah pompa besar, sementara pompa kecil akan tetap difungsikan dengan bantuan pasokan air dari SPAM lainnya.
“Saat ini kita akan mengkoneksikan SPAM lainnya guna membantu yang di Rindik untuk pengaliran air ke masyarakat,” pungkas Elfan. (*)
















