Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Pangkalpinang, TNI, serta seluruh instansi yang terlibat dalam persiapan pengamanan.
Sementara itu, Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners menjelaskan Operasi Ketupat Menumbing merupakan operasi pengamanan terpadu yang melibatkan berbagai instansi.
“Kegiatan pengamanan ini bukan hanya milik Polri, tetapi tugas kita bersama dengan TNI, pemerintah daerah, dan stakeholder lainnya,” kata Max.
Ia menjelaskan operasi pengamanan akan berlangsung selama 13 hari. Apel gelar pasukan dijadwalkan pada 13 Maret 2026, sementara seluruh personel akan menempati pos pengamanan mulai 14 Maret.
Selain mendirikan pos pengamanan, aparat juga akan melakukan patroli bersama untuk menjaga keamanan rumah warga yang ditinggalkan saat mudik.
“Kita akan melakukan patroli besar-besaran bersama semua stakeholder, supaya rumah-rumah yang ditinggalkan tetap aman,” ujarnya.
Menurut Max, berdasarkan data Jasa Raharja, angka kecelakaan lalu lintas di Pangkalpinang menunjukkan tren penurunan. Ia berharap sinergi lintas instansi terus terjaga hingga perayaan Idulfitri.(Red)
















