Agenda jelajah wisata tersebut, lanjut Dedy, akan mengunjungi sejumlah destinasi unggulan, mulai dari Benteng Kota, kawasan Batu Belimbing, hingga snorkeling di Pulau Kelapan.
“Harapannya, dengan hadirnya kawan-kawan PWI se-Indonesia dapat mengenalkan objek wisata Bangka Selatan secara nasional melalui karya jurnalistik ataupun pemberitaan,” tambahnya.
Pendaftaran Basel Run 2026 telah dibuka sejak 10 November 2025 dan akan ditutup pada 10 Januari 2026. Event ini merupakan hasil kolaborasi antara PWI Bangka Selatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan.
Dedy menegaskan, rangkaian Festival Bekecak 2026 tidak hanya berorientasi pada olahraga dan perayaan semata, tetapi juga diarahkan untuk menggerakkan perekonomian daerah, khususnya sektor UMKM, perhotelan, dan homestay.
“Kami berharap, dengan hadirnya peserta dari luar daerah tentu akan berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat Bangka Selatan. Ini menjadi salah satu tujuan utama Festival Bekecak 2026,” katanya.
Selain menawarkan lintasan lari yang melintasi kawasan wisata, Basel Run 2026 juga menyediakan total hadiah senilai Rp46 juta. Event ini mempertandingkan nomor 5K dan 10K dengan delapan kategori putra dan putri, yakni Umum, Master, Pelajar, serta Umum 10K. Pemenang akan diambil hingga peringkat empat dan lima atau harapan satu dan dua.
“Selain memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah, peserta juga akan mendapatkan bonus wahana hiburan berupa kesempatan menikmati Bianglala dan Rainbow Slide di kawasan Simpang Lima Toboali,” ungkap Dedy.
Sebagai informasi, Festival Bekecak 2026 akan digelar pada 23 Januari hingga 1 Februari 2026, dengan berbagai agenda pendukung, di antaranya LKBB tingkat Provinsi Bangka Belitung, Lomba Drumband TK se-Babel, Lomba Mewarnai, Lomba Puisi, Ruah Akbar, Bazar UMKM, Open Pushbike Basel 2026, Open Trabas Adventure 2026, serta Lomba Fotografi Basel Run. (*)
















