Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Seberangi Sungai, Petugas SPPG di Pedalaman NTT Bertaruh Nyawa Antar MBG, Harap Jembatan Dibangun

×

Seberangi Sungai, Petugas SPPG di Pedalaman NTT Bertaruh Nyawa Antar MBG, Harap Jembatan Dibangun

Sebarkan artikel ini

Edigar berharap titik tersebut tersentuh pembangunan jembatan dari pemerintah agar distribusi MBG dan aktivitas masyarakat lintas desa dapat berjalan lancar. Pasalnya, jika harus memutar melalui jalur darat, perjalanan bisa memakan waktu tiga hingga empat jam melewati jalan berbatu dengan risiko longsor di kiri dan kanan jalan.

Ia juga berharap Satgas Percepatan Pembangunan Jembatan yang dibentuk Presiden dapat segera bergerak membantu wilayah-wilayah terpencil seperti Desa Koa, yang merupakan daerah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T) di NTT itu .

“Harapan kami, semoga pemerintah bisa membantu membangun jembatan untuk mempermudah pelayanan MBG ke desa seberang,” tutur Edigar.

Sebelumnya, distribusi MBG ke sekolah-sekolah di seberang Sungai Noelmina kerap dihentikan setiap hujan turun dan air sungai meluap karena kendaraan SPPG tidak dapat menyeberang. Namun demi kebutuhan gizi anak-anak, masyarakat sekitar sekolah rela turun tangan, menggotong MBG menembus derasnya arus sungai dan mengantarkannya hingga ke ruang-ruang kelas.

Herman Yakub.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel