Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan dan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Namun korban belum berhasil ditemukan hingga malam hari.
Pencarian kemudian kembali dilanjutkan pada Senin pagi sekitar pukul 05.30 WIB oleh rekan kerja korban bersama warga sekitar dan aparat kepolisian.
Sekitar satu setengah jam kemudian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengapung di sekitar perairan pantai Tanjung Niur.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan speedboat menuju pesisir pantai sebelum dibawa ke Puskesmas Tempilang untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar yang ikut membantu proses pencarian korban di lokasi kejadian.
Polres Bangka Barat juga menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa korban dan keluarganya.
“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Kami juga mengimbau masyarakat maupun pekerja yang beraktivitas di wilayah perairan agar selalu mengutamakan keselamatan kerja dan memperhatikan kondisi arus laut,” ujar Iptu Yos Sudarso.
Peristiwa tragis itu kembali menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan kerja bagi para pekerja yang beraktivitas di wilayah laut maupun pesisir, terutama saat kondisi cuaca dan arus laut tidak menentu. (*)














