Dalam kesempatan yang sama, H. Heldy Agustian, S.H., M.H., turut menyampaikan bahwa bulan suci Ramadan merupakan momentum yang sangat baik untuk meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ia berharap melalui kegiatan seperti ini, seluruh masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta semakin peduli terhadap anak-anak yatim sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Lebih lanjut, Agus Setiawan berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah kecil dalam membangun kembali kekuatan umat Islam melalui persatuan dan kebersamaan.
Ia menilai perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk terjadinya perpecahan di tengah masyarakat.
Harapan saya, melalui momentum Ramadan dan kegiatan buka puasa bersama ini, kita bisa kembali menguatkan persaudaraan umat Islam.
“Jangan sampai perbedaan membuat kita terpecah, justru harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi,” tambahnya.
Sementara itu, Fathul Mubin, pengurus Jabanah Datuk Ulama Kota Cilegon yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pengkaderan sekaligus Ketua Bidang Organisasi, mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan persatuan umat.
Ia mengingatkan pentingnya saling mengingatkan, saling memperbaiki diri, serta membangun kepedulian satu sama lain dalam kehidupan bermasyarakat.
Mari kita bersama-sama saling mengingatkan, saling memperbaiki dan saling membenahi.
“Kita harus saling asah, saling asih, dan saling asuh. Karena pada hakikatnya umat Islam itu adalah bersaudara satu sama lain,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa perbedaan yang ada di tengah masyarakat seharusnya tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan sebagai bentuk keberagaman yang dapat memperkuat persatuan.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut ditutup dengan doa bersama serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim.
Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat persaudaraan antarumat Islam dapat terus terjaga, khususnya di momentum bulan suci Ramadan yang penuh berkah,” pungkasnya.
Herman Yakub.
















