“Kalau pekerja sekitar 35. Untuk yang terakhir ini kan pekerjaan sudah berkurang, otomatis dikurangi pekerjanya. Sebelumnya 40-an pekerja,” kata Suparman.
Menurutnya, program revitalisasi ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas fasilitas pendidikan, tetapi juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.
“Program revit ini bagus untuk meningkatkan perekonomian warga lokal, untuk memperlancar pembelajaran,” ucapnya.
Pembangunan yang berlangsung selama kurang lebih empat bulan tersebut telah siap dimanfaatkan secara optimal oleh pihak sekolah.
Suparman juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas dukungan program revitalisasi sekolah pada 2026.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk bantuan revitalisasi tahun 2026. Semoga Pak Prabowo diberi kesehatan. Alhamdulillah, saya bisa mempekerjakan 40 orang dan meningkatkan perekonomian di sekitar sekolah,” ujarnya.
Herman Yakub.



















