“Selain masalah makanan, angka cakupan imunisasi juga harus menjadi perhatian kita bersama. Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan, cakupan imunisasi di Bangka Belitung ini masih termasuk yang rendah. Ayo, Ibu-ibu kader, kita sama-sama mengajak masyarakat di sekitar kita untuk memenuhi standar imunisasi anak,” ajak Noni Hidayat.
Noni Hidayat juga meminta para kader PKK untuk proaktif menepis berita bohong (hoaks) terkait vaksinasi yang kerap membuat para orang tua ragu.
“Banyak berita di luar sana yang bilang imunisasi bikin anak lumpuh, itu tidak benar. Justru itu untuk pencegahan. Buktinya saya juga diimunisasi full sejak kecil, alhamdulillah sehat-sehat saja,” tegasnya.
Tal lupa, Noni Hidayat juga mengingatkan peran strategis kader PKK, yang bersentuhan langsung dengan akar rumput. Ia meminta sosialisasi kesehatan dan gizi tidak harus menunggu forum formal, melainkan diselipkan dalam rutinitas sehari-hari.
“Sasaran kita itu dekat; kanan, kiri, depan, dan belakang rumah kita. Bertemu tetangga saat menyiram tanaman atau arisan, tanyakan kondisi anak dan keluarganya. Mari bersinergi mengubah perilaku keluarga dari hal yang paling sederhana,” pungkasnya.
Redaksi.














