Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
BeritaKab. Bangka Selatan

Sugito: 20 Persen Dana Desa Harus Digunakan Untuk Ketahanan Pangan

×

Sugito: 20 Persen Dana Desa Harus Digunakan Untuk Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
20 persen dana desa

Selain itu, Pj Gubernur Sugito juga menyatakan bahwa dirinya patut bersyukur dan berterima-kasih kepada pemerintah pusat di mana Provinsi Kepulauan Babel ini salah satu dari tiga provinsi yang telah terbebas dari desa yang sangat tertinggal dan tertinggal pada tahun 2021.

“Pada tahun 2021 ada 3 Provinsi yang sudah tidak ada desa yang sangat tertinggal: pertama Kep. Babel, kedua Daerah istimewa Yogyakarta dan yang ketiga adalah Bali. Baru pada Tahun 2022 disusul oleh Jawa Timur, kemudian tahun 2023 disusul oleh Jawa Barat. Pada 2024 disusul Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kepulauan Riau. Hal ini dilihat dari tiga dimensi yakni dari aspek ketahanan ekonomi, ketahanan sosial, dan ketahanan ekologi atau lingkungan,” paparnya.

Selain itu juga harus diimbangi oleh desa yang kuat yang memiliki indikator berdaulat secara politik yakni desa mampu menjalankan kewenangan yang dimiliki; kedua berdaya secara ekonomi artinya mereka mampu berdikari dengan memanfaatkan potensi yang mereka miliki; ketiga indikatornya adalah berkekuatan atau bertenaga secara sosial artinya modal sosial ke gotong-royongan; keempat adalah bermartabat secara budaya artinya kemajuan desa tidak boleh merusak dari modal sosial modal budaya yang ada.

“Saya ingin bicara terkait dengan transformasi ekonominya, kita lihat ketahanan pangan untuk Bangka Selatan dari realisasi ketahanan pangan itu sendiri mencapai 3,78, tapi dengan komposisi di bidang perikanan 18%, di bidang peternakan 7%, di bidang perkebunan 11%, selebihnya di bidang pertanian 64%, artinya ini sebenarnya Bangka Selatan ini sangat potensial untuk terus digerakkan dalam upaya untuk menopang atas pertumbuhan ekonomi di wilayah Bangka Selatan,” jelasnya.

Ia juga menerangkan bahwa tadi secara simbolis sudah meluncurkan program “Ketapang Bergema” yakni Ketahanan Pangan Bergerak Bersama dengan melakukan penanaman jagung secara serentak bersama Pjs Bupati Basel dengan camat dan kades se-Kabupaten Basel dengan memanfaatkan lahan kosong di Halaman Rumah Dinas Bupati Basel.

“Jadi insya Allah dengan segala potensi yang kita miliki, walaupun pada posisi dengan segala keterbatasan, bisa kita optimalkan dan bisa kita sinergikan antara peluang yang satu dengan yang lain,” pungkasnya.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel